Minggu, 29 November 2015

Taman Kota Di Purwodadi

Purwodadi – Taman Kota Purwodadi yang strategis akan dibuat Pemkab Grobogan. Taman Kota Purwodadi akan dikerjakan diatas lahan milik PT KAI yang berada di antara jalan S.Parman dan jalan Sudirman. Warga Purwodadi sangat senang mendengar berita tersebut, sebab berita ini menjadi obat dari rasa kekecewaan masyarakat tentang gagalnya renovasi alun-alun Purwodadi dulu. Namun, kapan pembuatan Taman Kota Purwodadi akan dimulai belum ada kejelasan. Padahal semua pihak terkait sudah melakukan rapat untuk membahas pembuatan taman Kota Purwodadi ini.
Biaya yang akan dikeluarkan oleh Pemkab Grobogan untuk merealisasikan taman Kota Purwodadi ini memerlukan dana sebesar 2,7 miliar. Dana berasal dari CSR beberapa perusahaan yang ada di Grobogan bukan dari APBD.Taman Kota Purwodadi ini akan dipercantik dengan adanya monumen bola besar lalu ditengahnya ada maskot Jagung dan Kedelai sebagai ikon pertanian Grobogan. Pembuat desingnya adalah dosen ISI Jogja bernama Hening Swasono asli dari Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan.

Sempat sebelumnya taman Kota Purwodadi akan di buatkan patung tokoh Grobogan yaitu Ki Ageng Selo namun, karena kurang matangnya persiapan akhirnya batal.“ Sebenarnya saya setuju ketika awal rencana pembuatan patung Ki Ageng Selo itu, karena ikon Grobogan ya Ki Ageng Selo itu, bisa sekaligus mengangkat Desa Selo sebagai Desa wisata karena Ki Ageng Selo ini makamnya berada di Tawangharjo (Desa Selo). Sedangkan kita bisa lihat banyak potensi Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo yang bisa dijadikan semacam Pare di Kediri dengan kampung inggrisnya. Misalnya dari Selo ke utara ada air terjun Widuri sebelumnya juga ada agrowisata kebun blimbing, dari Selo ke selatan kita masuk ke wisata religi Desa santri dan kawasan tempat ki Ageng Selo dimakamkan serta juga ada pengrajin tas dari warga setempat. Oke deh apapun rencana pemerintah semoga bisa menjadikan Grobogan menjadi lebih baik. Aamiin? Ujar Edi warga asli Selo.

Ia juga menambahkan jika pembuatan patung Ki Ageng Selo direalisasikan, sebelumnya harus ada opini dari warga asli Selo yang tahu bagaimana sosok seorang Ki Ageng Selo untuk acuan pembuatan patungnya jadi nggak asal buat.

HOTEL GRIYA LAKSANA PURWODADI

Purwodadi – Hotel Griya Laksana merupakan salah satu hotel yang ada di kota Purwodadi. Hotel Griya Laksana memiliki tempat yang strategis, transit yang cukup nyaman, brilliant free breakfast, menjadikan hotel Griya Laksana ini pilihan utama sebagai tempat singgah sementara oleh para pengunjungnya. Ruang loby cukup luas, dilengkapi juga ATM Bank Cantral Asia BCA-red. Hotel Griya Laksana berada di tengah kota tepatnya di jalan R. Suprapto no 116 Purwodadi Grobogan 58111.

Kisah menarik terselipkan dari hotel Griya Laksana. Salah satu anak dari pemborong kontruksi hotel Griya Laksana dulu sewaktu kontruksi sedang berlangsung istri dari pemborong sedang melahirkan, untuk mudah mengingat tetang peristiwa tersebut lalu anaknya diberi nama Griya Agus Susanto. Nama depan Griya di ambil dari hotel yang sedang di garapnya. Semoga menjadi keberkahan tersendiri bagi si anak (Griya Agus Susanto).

Dari hotel Griya Laksana untuk menuju ke penjuru kota Purwodadi aksesnya sangat mudah, jika sedrek ingin menikmati keindahan kota Purwodadi ke arah selatan dapat melihat dan mendekat dengan maskotnya kota Purwodadi tower Simpang Lima, kearah utara ada swalayan Luwes pasar raya jika ingin berbelanja. Hotel Griya Laksana melayani dengan ramah dan kasih, telphon (0292) 421505; 421506; 421507. Fax (0292) 421505.

Rabu, 25 November 2015

7 Wisata Grobogan yang Memukau Dunia

Grobogan, Harian Grobogan – Kabupaten Grobogan berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah. Letaknya berada sekitar 40 KM ke arah timur dari Kota Semarang. Grobogan merupakan kabupaten terluas kedua setelah Cilacap. Luasnya wilayah geografis Grobogan, membuatnya memiliki banyak tempat wisata.

Di antara wisata di Grobogan, terdapat 7 tempat yang mampu memukau dunia. Ketujuh tersebut ialah:


1. Jatipohon
    Jatipohon adalah nama lokasi wisata pertama di Grobogan yang indah. Wilayahnya merupakan pegunungan, sehingga menjadi tempat yang cocok untuk melihat keindahan Kabupaten Grobogan dari atas. Letaknya berada di jalur Pati-Purwodadi, di sebelah utara Kota Purwodadi dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Sukolilo Pati.  Ada beberapa tempat wisata yang ada di Jatipohon, di antaranya, sumber mata air Jatipohon, gardu pandang untuk melihat keindahan kotadari atas bukit, Langen Sari Indah yang di dalamnya terdapat kolam renang, pondok lesehan, bumi perkemahan, penginapan dan sebagainya.


Waduk Kedung Ombo. Foto: Harian Grobogan.
2. Waduk Kedung Ombo
    Kedung Ombo merupakan sebuah waduk yang terdapat di Kabupaten Grobogan. Sebenarnya keberadaan waduk ini tidak hanya berada di Kabupaten Grobogan namun juga mencakup wilayah Kabupaten Sragen dan Boyolali. Luas Waduk Kedung Ombo sendiri sekitar 6576 hektar dimana dengan luas waduk itu dapat digunakan untuk mengairi sawah di Kabupaten robogan, Sragen, Boyolali, Pati, dan Demak. Saat ini selain digunakan sebagai sarana irigasi, Waduk Kedung Ombo jua digunakan sebagai tempat wsiata yang menarik. Untuk menuju Waduk Kedun Ombo anda dapat mencari alamatnya di Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan atau sekitar 29 km dari Kota Purwodadi ke arah selatan. Di Waduk Kedung Ombo ini anda dapat menikmati pemandangan yang indah, serta dapat juga menikmati masakan ikan air tawar yang dijajakan sejumah warung makan di lokasi waduk. Selain itu juga disediakan kapal motor yang dapat mengangkut pengunjung mengeliingi waduk yang sangat indah ini.
3. Api Abadi Mrapen
   Api Abadi Mrapen adalah obyek wisata yang menarik selanjutnya di Kabupaten Grobogan. Diberi nama api abadi karena terdapat sebuah api yang menyala terus dan tak pernah padam meski diguyur hujan deras. Api abadi Mrapen pada dasarnya sebuah fenomena alam dimana di tempat tersebut terdapat sebuah lubang yang mengeluarkan gas alam dan kemudian terbakar di udara. Sumber api abadi Mrapen ini merupakan sumber api yang bersejarah karena sering digunakan sebagai sumber api bagi beberapa acara tingkat nasional nasional, seperti Pesta Olahraga Internasional Ganefo tahun 1963, Pekan Olah Raga Nasional atau PON, POR PWI tahun 1983 dll. Api Abadi Mrapen juga digunakan sebagai sumber api dalam perayaan Hari Waisak. Lokasi Api abadi Mrapen sendiri terdapat di Desa Manggarmas, Kecamatan odong Kabupaten robogan Jawa Tengah. Lokasi ini terdapat di tepi jalan Purwodadi-Semarang.
4. Sendang Coyo
`  Sendang Coyo ialah  salah satu destinasi wisata air faforit di Kabupaten Grobogan. Sendang selalu berisi air meskipun pada musim kemarau panjang. Menurut kepercayaan warga setempat, Sendang Coyo merupakan sendang peninggalan dari sunan Kalijaga. Sendang ini muncul dari bekas tanah yang ditancapkan tongkat beliau ketika sedang dalam perjalanan menyebarkan Islam di Tanah jawa. Sendang Coyo dipercaya dapat membuat siapa saja yang mandi di dalamnya menjadi awet muda. Namun mandinya harus dilakukan pada malam 1 Suro. Tentu saja ini hanya kepercayaan penduduk setempat, semua akhirnya kembali pada kepercayaan anda masing-masing. Untuk lokasi Sendang Coyo ini terdapat di Desa Mlowokarangtalun Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan kurang lebih 20 KM sebelah tenggara kota Purwodadi.
5. Bledug Kuwu
   Objek wisata menarik selanjutnya adalah Bledug Kuwu. Bleduk Kuwu merupakan salah satu tempat wisata yang unik di Kabupaten Grobogan. Di lokasi ini pengunjung dapat melihat sebuah kawah lumpur yang terus meletup secara berkala setiap 2-3 menit. Letupan ini jika ditinjau dari ilmu geologi merupakan sebuah aktivitas pelepasan gas dari dalam teras bumi. as yang keluar ini mengandun metana. Dari letupan ini juga menandung garam dan sejumlah mineral. Oleh masyarakat setempat kandungan mneral ini dimanfaatkan untuk membuat garam bleng secara tradisional. Lokasi Bleduk Kuwu berada di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan.
6. Goa Urang
   Dinamakan Goa urang karena di tempat ini dahulu banyak ditemukan udang (dalam bahasa jawa disebut urang). Goa ini malah sering dikunjungi peneliti dari luar daerah. Untuk menuju ke lokasi ini memang cukup sulit karena harus melewati persawahan penduduk. Lokasi Goa URang sendiri terdapat di Dusun Guwo, Desa Kemadohbatur, di Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.
7. Air Terjun Widuri
   Objek wisata menarik terakhir di Kabupaten Grobogan adalah Air Terjun Widuri. Air Terjun Widuri adalah satu-satunya air terjun yang ada di Kabupaten Grobogan. Air Terjun WIiduri ini dipercara masyarakat sekitar sebagai lokasi tempat kejadian pertemuan antara Joko Tarub dan Dewi Nawangwulan yang merupakan seorang bidadari. Dalam cerita rakyat ini Dewi Nawangwulan bersama dengan bidadari lain yang berjumlah tujuh, sedang mandi di sungai Air Terjun Widuri ini. Joko Tarub kemudian mengambil selendang Dewi Nawangwulan agar tidak bisa kembali ke kayangan dan kemudian menikahinya. Lokasi Air Terjun Widuri berada di Desa Batur kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.
Demikianlah 7 wisata Grobogan yang memukau dunia. Tentu warga Grobogan harus bangga dengan kekayaan alam tersebut. Maka sudah seharusnya dirawat dengan baik agar terus terjaga sampai kapanpun. (Red-HG01).

Ini yang Perlu Dicatat dari Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Grobogan

Grobogan, hariangrobogan.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Grobogan bekerja sama dengan inews tv menyelenggarakan debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Grobogan 2015-2020 hari ini, Rabu (25/11/2015). Debat kandidat yang bertempat di Gedung Wisuda Budaya itu berlangsung meriah. Debat ini dimoderatori oleh Teguh Yuwono, pengamat politik dan dosen Universitas Diponegoro Semarang.

Kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Grobogan hadir dalam debat tersebut. Mereka adalah Icek Baskoro-Sugeng Prasetyo dengan nomor urut 1 dan Sri Sumarni-Edy Maryono dengan nomor urut 2.

Debat berlangsung meriah ketika memasuki sesi tanya jawab. Sri-Edy mendapat pertanyaan dari moderator tentang bagaimana mengelola pasar tradisional. Sri menjawab, daya saing pasar tradisional harus ditingkatkan. Edy menambahi jawaban Sri. Edy mengatakan bahwa hal itu dapat diwujudkan dengan membangun sarana-prasarana yang memadai yang tidak akan kalah dengan ritel modern.

“Ritel modern diwajibkan mengambil karyawan dari lokal ritel tersebut. Sehingga memberdayakan masyarakat sekitarnya,” kata Edy yang juga mantan anggota DPRD Grobogan ini.

Icek-Sugeng mendapat pertanyaan bagaimanakah kebijakan serta langkah konkret untuk mengembangkan ekonomi pedesaan, KUD, dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.

Icek menjawab, potensi yang ada di desa harus dikembangkan karena potensi desa di Grobogan menurutnya sangat besar. Jika hal ini dilakukan, menurutnya, Grobogan tidak akan kalah dengan daerah lain.

“Koperasi akan kita bebaskan dari biaya-biaya perizinan. Yang sudah ada kita kembangkan SDM-nya, pembiayaan, dan permodalan. Kita akan fasilitasi dan tidak boleh ada yang menghambat,” ungkap mantan Wakil Bupati Grobogan ini.

Dalam tema pelayanan masyarakat, Sri-Edy mendapat pertanyaan bagaimana mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan apakah setuju dengan one stop services?

“Cukup lama pelayanan satu atap di kabupaten Grobogan. Saat ini program tersebut belum dapat diwujudkan sehingga kekecewaan dirasakan semua rakyat kabupaten Grobogan. Apabila kami diberi amanat, one stop service akan betul-betul kami perhatikan,” ujar Sri yang juga mantan ketua DPRD Grobogan ini.

Edy menambahkan dengan one stop service, biayanya pasti, waktunya juga pasti, dan one stop service ini akan dipajang pada depan kantor SKPD yang bersangkutan. Edy juga akan berusaha untuk mempermudah perizinan-perizinan.

Sedangkan Icek-Sugeng mendapat pertanyaan bagaimana menjaga profesionalitas dan akuntabilitas pemerintahan, apakah setuju dengan open recruitment, dan bagaimana strategi cepat mewujudkan open recruitment tersebut.

Icek sependapat dengan open recruitment. Ia mengatakan bahwa di era keterbukaan selama ini, open recruitment harus diwujudkan. Ia mengklaim pemerintah Kabupaten Grobogan selama ini sudah terbuka dalam hal seleksi jabatan.

“Kami tidak bisa sendiri, oleh karena ini kami akan duduk bersama dengan tokoh masyarakat dan akademisi. Kami akan menentukan syarat-syarat dan kriteria. Bukan titipan pihak tertentu. Syarat terpenuhi dulu baru selanjutnya mekanisme berjalan,” jelas Icek.

Teguh Yuwono membacakan lagi pertanyaan untuk pasangan nomor urut 1, Icek-Sugeng. Ia mengatakan bahwa kondisi infrastruktur Kabupaten Grobogan memprihatinkan. Penyebabnya, sedikitnya anggaran dan lemahnya pemimpin memprioritaskan masalah infrastruktur. Apakah masalah infrastruktur akan bisa anda atasi?

“Panjang jalan di Grobogan 800 km. 42 persen target pembangunan terpenuhi. Sekarang memang belum semuanya. Jalan yang diutamakan adalah jalan trayek dan bus. Yang kedua adalah jalan antar desa, sekarang sudah dipersiapkan,” ujar Icek.

Icek menjelaskan bahwa anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Grobogan setiap tahun rata-rata 100-110 M. Di tahun ini, ia mengatakan bahwa anggarannya naik menjadi 160 M. Ia tidak mau jalan yang dibangun dengan seenaknya sendiri. Contohnya baru dibangun 2 bulan sudah rusak.

Pasangan nomor urut 2 Sri-Edy mendapat pertanyaan bagaimana mengatasi masalah disparitas (ketimpangan pembangunan), kekeringan, dan kebanjiran.

Sri Sumarni mengakui selama ini disparitas desa dan kota sangat besar. Hal ini menjadikan desa-desa pelosok sangat tertinggal. Ia berjanji akan mencari solusi untuk masalah ini. Edy mendapat tugas menjelaskan detail dari konsep yang dikatakan Sri.

“Desa membutuhkan langkah-langkah. Represif menanggulangi kekeringan dengan pengadaan kendaraan tangki. Langkah-langkah preventifnya, kita melakukan kegiatan-kegiatan bagaimana kekeringan bisa ditanggulangi. Untuk banjir, BPBD akan disiagakan,” jelas Edy. (Red-HG02)

Rabu, 18 November 2015

Ki Ageng Getas Pendowo


Di kabupaten Grobogan ada pejuang yang dari Ulama’ keturunan Kraton Solo. Yakni bapaknya Ki Ageng Selo yaitu Ki Ageng Getas Pendowo. Ketika saya jalan-jalan naik dengan sepeda keliling kota Purwodadi Grobogan di jalan Ahmad Yani menemukan gapura yang bertuliskan Makam Ki Ageng Getas Pendowo. Ternyata salah satu perjuangan yang belum pernah dipublikasikan adalah Ki Ageng Getas Pendowo, konon katanya Ki Ageng Getas perjuangannya tersimpan, karena tidak mau dipamerkan kepada masyarakat umum.
Karena tidak mau menjadi pejabat yang selalu dihormati orang, pendiriannya hanya mau mendekat dengan masyarakat yang membutuhkan, bahkan ketika ingin dijadikan pemimpin di kraton Solo, beliau tidak mau, sampai pernyataan itu lima kali. Hingga dijuliki dengan Getas Pendowo. Adapun pejuang yang berpengaruh di Jawa Tengah khususnya di kabupaten Grobogan yakni Ki Ageng Selo adalah anak dari Ki Ageng Getas Pendowo.
Makam Ki Ageng Getas Pendowo diketahui sejak tahun 1976 lalu tahap pembangunan serta peresmian pada tahun 2007 diresmikan oleh Bupati Grobogan Bambang Sadono Pereode pertama. Diceritakan oleh juru kunci Sutiyo.
Adapun alamatnya di desa Kuripan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan dari Jalan Ahmad yani atau dari Nglejok/Semarang menuju kearah Pasar Purwodadi dipertengahan kiri jalan ada gapura Makam Ki Ageng Getas Pendowo masuk sekitar 200 meter lalu ada perempatan tikungan belok kiri sekitar 100 meter ada pertigaan belok kanan sekitar 100 meter setelah itu ada gang pertigaan belok kiri lurus mentok. Itulah alamat makam Ki Ageng Getas Pendowo.
#Maftuhan

Wabup Grobogan Minta Semangat Gotong Royong Dipertahankan




Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro menyerahkan bantuan beras dalam penutupan Karya Bakti TN Mandiri. (KORAN MURIA/DANI AGUS)

GROBOGAN – Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro meminta kepada masyarakat agar terus melestarikan semangat gotong royong. Sebab, kegotong royongan ini merupakan wujud kerukunan masyarakat dan hanya ada di Indonesia.
”Semangat gotong royong ini merupakan warisan leluhur yang tidak ternilai harganya. Untuk itu, semangat ini harus terus dipertahankan,” ungkap Icek dalam penutupan Program Karya Bakti TNI Mandiri tahap IX 2015 di Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh, Rabu (18/11/2015).
Menurutnya, di era globalisasi ini, semangat gotong royong mulai sedikit menurun. Oleh sebab itu, perlu upaya dari semua pihak untuk menggugah dan membangkitkan lagi jiwa gotong royong pada generasi muda.
Karena itu, melalui Karya Bhakti TNI Mandiri diharap bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjalin kerjasama melalui semangat gotong royong. Dengan begitu semangat dan kepedulian sosial dalam membangun daerah dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kasdim 0717 Purwodadi Mayor Inf Arif Isnawan menambahkan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam Karya Bhakti TNI Mandiri tersebut. Antara lain, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 550 meter dan lebar 3 meter, rehab 1 unit musholla, rehab 5 rumah tak layak huni, dan rehab 2 unit pos kampling. Selain itu dilaksanakan juga beragam kegiatan penyuluhan.
Setelah acara penutupan, dilanjutkan dengan acara sosial kemasyarakatran berupa pasar murah, pengobatan gratis dan pelayanan KB. Selain itu, ada pula pemberian bantuan beras sebanyak 700 Kg yang di berikan buat 70 warga kurang mampu, serta bantuan peralatan sekolah untuk 35 orang anak. (DANI AGUS/SUPRIYADI)

Selasa, 17 November 2015

Samsat Keliling Kabupaten Grobogan




Kemudahan yang diberikan pemerintah untuk memenuhi kewajiban masyarakat pada umumnya, kian hari makin ditingkatkan.Hal ini dapat dibuktikan secara nyata yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari - hari.

Sebagai contoh misalnya, seperti halnya dalam membayar pajak kendaraan bermotor maupun mobil.Apabila sebelumnya membayar pajak dilakukan dikantor Samsat ( Bagi Anda yang berdomisili di Kabupaten Grobogan dapat melakukan pembayaran pajak di Samsat Grobogan, lihat disini ; Mudahnya Membayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Grobogan ), yang kemudian bisa secara on line serta ditambah fasilitas fasilitas lain yang menunjang, kini terdapat pula Samsat Online keliling.

Namun pelayanan dalam bentuk keliling yang melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor 1 tahun secara online se jawa tengah tersebut, sayangnya hanya terbatas pada hari - hari tertentu di beberapa area lokasi tertentu.Walaupun begitu setidaknya sedikitnya telah mampu membantu kita dalam hal pelayanan.

Syarat untuk melakukan pembayarannya pun sama, kita tinggal menyiapakan KTP, STNK serta BPKB asli.

Berikut daftar jadwal operasional Samsat keliling wilayah Kabupaten Grobogan ;
1.Senin, Wirosari, lokasi di Kantor Kecamatan Wirosari
2.Selasa, Gubug, lokasi di depan Polsek Gubug
3.Rabu, Godong, lokasi di Kantor Kecamatan Godong
4.Kamis, Grobogan, lokasi di Kantor Kecamatan Grobogan
5.Jum'at, Purwodadi, lokasi didepan Dealer Laksana Honda
6.Sabtu, Purwodadi, lokasi di Jln Diponegoro

Untuk jam operasionalnya adalah sebagai berikut ;
1.Hari senin - jum'at pukul 08.30 wib - 13.00 wib
2.Hari sabtu pukul 08.30 wib - 11.00 wib
 sedangkan hari minggu dan hari besar libur.

Mari kita gunakan pelayanan jasa pemerintah dengan sebaik - baiknya.

Semoga bermanfaat.